makanan diabetes
10 Jenis Makanan serta Pola Makan untuk Orang Diabetes

Kembali lagi dengan pembahasan seputar diabetes dimana kali ini kami akan memberikan informasi tentang jenis makanan untuk orang diabetes serta pola makan yang tepat.

Mengatur makanan untuk orang diabetes bisa dikatakan gampang-gampang susah. Ada berbagai pantangan yang harus dipatuhi dan, sayangnya, berisi beberapa makanan yang digemari penderita diabetes.

Di sisi lain, melanggar anjuran dari dokter dan ahli gizi berisiko meningkatkan kadar gula darah mereka.

pola makan buruk
Pola makan buruk penyebab tingginya gula darah

Apa saja sih makanan yang sebaiknya disantap oleh penderita Diabetes?

Menyantap makanan terbaik untuk diabetes diharapkan menjaga atau mengembalikan kadar gula darah ke tingkat normal, yakni di bawah 200 mg/dl.

Makanan rendah gula adalah jenis yang paling sering disarankan agar kondisi kesehatan tak memburuk. Berikut ini ada sepuluh jenis makanan yang direkomendasikan untuk penderita diabetes.

1. Ubi jalar

Jenis makanan untuk orang diabetes ini biasanya diberikan kepada penderita diabetes melitus tipe 1. Hal ini disebabkan ubi jalar punya indeks glikemik rendah, yakni 44 per satu ubi jalar rebus.

Indeks glikemik yang rendah rupanya dapat melambatkan proses penyerapan makanan hingga meredakan gejala penyakit diabetes kering.

Ubi jalar pun dapat diolah dengan cara lain seperti dipanggang atau dibakar. Pastikan juga umbi ini tak digoreng bersama tepung terigu.

2. Gandum utuh

Anda pasti sering mendengar gandum utuh dalam menu makanan penderita diabetes. Salah satu sumber karbohidrat kompleks ini bukan cuma mampu mengendalikan kadar gula darah, melainkan juga memperpanjang rasa lapar berkat kandungan seratnya yang tinggi.

Seperti ubi jalar, jenis makanan untuk orang diabetes ini juga mempunyai indeks glikemik rendah dan vitamin serta mineral yang bagus untuk kesehatan tubuh.

3. Nasi merah

Berhenti makan nasi putih memang sulit dilakukan bagi penderita diabetes. Syukurnya ada nasi merah yang bisa dimanfaatkan sebagai cara pencegahan penyakit diabetes.

Dari segi rasa, nasi yang kaya akan karbohidrat kompleks ini memang lebih hambar karena nyarus tak mengandung gula.

Akan tetapi, seratnya yang tinggi akan membantu Anda mengontrol kadar gula darah. Tambahkan lauk pauk seperti ikan laut dan sayuran rebus untuk memperkaya cita rasanya.

4. Jagung

Meski rasanya cukup manis, jagung tergolong makanan untuk orang diabetes yang layak disantap berkat nilai indeks glikemiknya yang rendah.

Selain itu, jagung memiliki serat pati resisten yang membuatnya sulit dicerna tubuh.

Sebuah penelitian pun menyebutkan seseorang yang mengonsumsi jagung setiap hari mempunyai pengendalian kadar gula darah yang baik. Dengan catatan jagung diolah dengan baik.

5. Sayuran hijau

Sayuran adalah komponen penting dalam pengaturan porsi makan penderita diabetes. Sayuran dengan daun hijau umumnya mengandung vitamin dan mineral yang cukup tinggi.

Karbohidrat dan kalori dalam bahan baku ini pun terbilang rendah, sehingga tak akan mendongkrak kadar gula darah bagi penderita diabetes.

Beberapa jenis sayuran berdaun hijau yang dapat disantap mencakup sawi, brokoli, bayam, kubis, dan pok choy.

6. Kacang-kacangan

Jenis makanan untuk orang diabetes selanjutnya yang patut masuk menu adalah kacang-kacangan.

Kandungan zat dan senyawa seperti serat, karbohidrat kompleks, dan protein dalam jenis makanan ini bakal memberi efek kenyang yang cukup lama.

Belum lagi indeks glikemiknya yang rendah seperti beberapa jenis makanan sebelumnya.

Kacang kenari, almond, mere, kacang merah, dan kacang tanah adalah jenis makanan yang bisa mengatasi penyebab penyakit diabetes melitus.

7. Biji chia

Selanjutnya ada biji chia yang aman dikonsumsi penderita diabetes. Jenis makanan untuk orang diabetes ini tinggi akan serat dan memiliki kadar kalori serta karbohidrat yang rendah.

Mengonsumsi biji chia juga sangat mudah. Anda bisa mencampurkannya ke dalam sereal, salad, nasi merah, dan jenis santapan lainnya.

Biji chia juga sering digunakan sebagai pelengkap makanan penutup seperti yogurt, jus buah, dan puding.

8. Pisang

Tak sedikit pasien yang bertanya-tanya, bolehkah penderita diabetes makan pisang?

Buah lonjong berwarna kuning tersebut rupanya sanggup melambatkan proses penyerapan karbohidrat. Proses ini pula yang secara tak langsung menghambat peningkatan kadar gula darah.

Untuk pisang berukuran sedang saja sudah mengandung kurang lebih tiga gram serat, sehingga layak dikonsumsi orang-orang yang menderita diabetes.

9. Ikan laut dan daging tanpa lemak

Daging-dagingan yang masuk daftar makanan untuk orang diabetes harus mengandung lemak sehat untuk menjaga kesehatan mereka. Ikan laut seperti salmon, sarden, makarel, dan trout termasuk jenis yang mampu mengendalikan lemak darah.

Daging tanpa lemak seperti dada ayam juga masih layak dikonsumsi. Anda juga harus memperhatikan cara mengolahnya. Merebus dan memanggang ikan atau daging paling aman untuk penderita diabetes.

10. Telur

Bolehkah penderita diabetes makan telur? Selama Anda tidak punya alergi dengan sumber protein ini, telur dapat disantap secara berkala.

Menurut American Diabetes Association, telur memiliki skor indeks glikemiks rendah yang membuatnya bersahabat dengan penderita diabetes.

Alasan lain yang membuat telur layak masuk menu adalah kemampuannya dalam memenuhi nutrisi tubuh tanpa meningkatkan kadar kalori maupun karbohidrat.

Terus, bagaimana cara mengatur pola makan bagi penderita diabetes?

pola makan diabetes
Mengatur pola makan bagi penderita diabetes

Selain mengenali makanan untuk orang diabetes, Anda juga perlu mengetahui cara mengatur pola makannya.

Pakar gizi dr. Samuel Oetoro, SpGK mengatakan ada empat hal penting yang harus Anda perhatikan dalam pengelolaannya, antara lain:

1. Jumlah

Pola makan penderita diabetes melitus tergantung pada jumlah yang disediakan. Jika terlalu banyak, sel-sel lemak dalam tubuh mereka akan aktif.

Hal tersebut menyebabkan diabetes hingga penyakit serius lain seperti hipertensi dan pengerutan pada perlemakan hati yang memicu sirosis hati.

Kalau Anda masih ragu, diskusikan menu bersama dokter atau ahli gizi terpercaya untuk mendapatkan rekomendasi makanan untuk orang diabetes yang tepat.

2. Jadwal

Penderita diabetes disarankan makan sebanyak lima kali sehari, tetapi dengan porsi yang lebih sedikit. Biasanya jadwal tersebut terdiri atas tiga kali makan di jam utama (pagi, siang, malam) dan dua kali untuk camilan di antara jam-jam utama (misalnya di sore hari).

Pastikan tak ada makanan atau pantangan buah untuk penderita diabetes yang masuk. Akan lebih baik bila penderita diabetes menerima asupan serat sekitar 25 hingga 30 gram per hari.

3. Jenis

Samuel menjelaskan jenis makanan untuk orang diabetes harus mampu meningkatkan performa pankreas agar produksi insulinnya bertambah.

Kemudian, seperti yang disinggung, karbohidrat kompleks menjadi jenis makanan yang paling diutamakan karena akan menjadi gula saat dipecah dalam tubuh.

Memperbanyak konsumsi buah dan sayuran juga akan membuat kondisi kesehatan penderita diabetes tak mudah terganggu.

4. Jurus masak

Buah untuk penderita diabetes kering memang bisa dikonsumsi langsung, lalu bagaimana dengan makanan-makanan seperti nasi, daging dan telur?

Samuel menambahkan bahan-bahan baku tersebut sebaiknya diolah dengan cara dikukus, direbus, atau dipanggang sebentar.

Pakai teflon dengan minyak zaitun yang lebih sehat. Pastikan juga jenis minyak tersebut disiramkan ke bahan bukan dipakai untuk menggoreng.

Selanjutnya anda juga harus mengonsumsi obat diabetes dari bahan alami sebagai pendukung agar kadar gula darah tetap stabil. Silahkan baca artikel kami tentang: Obat Diabetes: Herbal Penurun Gula Darah (100% Alami).

Atau anda juga bisa mengonsumsi FITABETS, GLUCONORMIX atau HERBAL GLUCOACTIVE yang sudah terbukti dapat membantu menurunkan kadar gula darah dengan aman.

Penutup

Itulah informasi mengenai 10 Jenis Makanan serta Pola Makan untuk Orang Diabetes. Semoga bermanfaat ya 😀

Selamat mengatur dan menyantap makanan untuk orang diabetes!

Saat saya mendengar tanggapan dari anda.

Apakah artikel ini berguna?

Apakah anda sudah pernah menerapkannya?

Dan bagaimana hasilnya?

Silahkan berikan tanggapan melalui kolom komentar dibawah ini!

0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *