obat diabetes herbal
Obat Diabetes: Herbal Penurun Gula Darah (100% Alami)

Obat Diabetes dari tanaman herbal belakangan ini makin banyak dicari oleh orang-orang. Ini menunjukkan kalau penderita diabetes di Indonesia sudah sangat banyak dan terus meningkat setiap harinya.

Berdasarkan data yang dihimpun oleh WHO pada tahun 2018, Indonesia memiliki penderita diabetes ke-6 di dunia. Lebih mengejutkan lagi, pada tahun 2020 Indonesia sudah memiliki penderita diabetes ke-2 di dunia.

Prevalensi diabetes

Jumlah pasien diabetes di Indonesia pada tahun 2000 sekitar 8.426.000 jiwa. Angka ini diprediksi akan semakin meningkat pada tahun 2030, dan diprediksi mencapai 21.257.000 jiwa.

90 persen pengidap diabetes adalah pasien diabetes melitus tipe 2. Diabetes tipe 2 dikatakannya lebih berat daripada diabetes tipe 1, yang umumnya disebabkan karena genetik.

Mengenal Penyebab Utama Diabetes

Diabetes terjadi karena tubuh tidak bisa menggunakan insulin dengan efektif sehingga terjadi penumpukan gula pada darah. Berat badan berlebih adalah penyebab utama tingginya gula darah, yang berujung pada diabetes.

Penyakit ini jika berlangsung lama akan dapat menyebabkan kerusakan pada berbagai organ tubuh seperti ginjal, saraf, mata, jantung, lapisan kulit, dan pembuluh darah. Maka dari itu penyakit ini tidak boleh dianggap remeh mengingat resiko yang akan dihadapi akan semakin buruk.

Diabetes perlu dikontrol agar tidak menimbulkan komplikasi yang membahayakan nyawa penderita.

Cara Mengatasi Diabetes Menggunakan Obat Diabetes Alami

Bagi anda penderita diabetes anda jangan terlalu cemas. Sebab masih ada banyak cara yang dilakukan untuk mengatasi penyakit tersebut.

Terlebih lagi saat sekarang ini sudah tersedia dokter, perawat, ahli gizi dan sarana kesehatan seperti puskesmas dan rumah sakit yang akan membantu para penderita agar terhindar dari resiko buruk.

Setidaknya untuk mengurangi resiko buruk akibat penyakit ini, anda bisa melakukan 4 langkah seperti berikut.

  1. Makan makanan sehat
  2. Olahraga teratur
  3. Tes gula darah Anda secara berkala
  4. Pastikan Anda selalu minum obat diabetes seperti FITABETS dan GLUCONORMIX, HERBAL GLUCOACTIVE atau suntik insulin.

Selain mengonsumsi obat-obatan penurun gula darah atau obat diabetes yang diresepkan oleh dokter, obat herbal untuk gula darah tinggi juga bisa jadi pilihan bagi Anda penderita diabetes, lho!

Bahkan, penggunaan obat herbal juga bisa jadi cara ampuh mengobati diabetes karena dapat membantu mengontrol kadar gula darah alias glukosa dengan lebih sehat dan alami.

Penggunaan tanaman herbal sebagai penurun gula darah pun bisa Anda lakukan bahkan ketika Anda baru mengalami gejala awal penyakit diabetes.

Artinya, Anda tak perlu menunggu sampai kondisi makin parah dan obat-obatan dari dokter makin bertambah jika Anda ingin kondisi tubuh serta kualitas hidup Anda tetap baik.

Apalagi, berbagai tanaman herbal ini juga sudah lama digunakan sebagai ramuan tradisional gula darah. Jadi, sebenarnya Anda sudah tak perlu lagi meragukan efeknya, kan?

Kalau begitu, apa saja ya jenis tanaman yang dapat Anda manfaatkan sebagai obat herbal untuk menurunkan kadar gula darah? Simak daftar dan penjelasannya berikut ini, ya! Selamat membaca! 😀

1. Pare

Obat diabetes herbal yang pertama adalah pare. Rasanya memang pahit, tanpa manfaat di baliknya justru jauh lebih besar daripada rasanya yang tidak nikmat bagi sebagian orang, lho!

Pasalnya, pare memang sudah terbukti berkhasiat dan dapat dimanfaatkan sebagai obat herbal untuk gula darah tinggi, terutama diabetes tipe 2.

Pare mengandung zat penting seperti peptide, vicine, alkaloid, dan charantin yang bisa mengatasi kondisi pasien yang tidak sensitif terhadap insulin (resistensi insulin).

2. Daun salam

Daun salam alias bay leaf bukan hanya bisa dimanfaatkan sebagai bumbu masakan untuk menambah cita rasa masakan, tapi juga sebagai cara menurunkan kadar gula pada penderita diabetes. Pasalnya, daun salam memiliki kandungan minyak atsiri yang dapat menurunkan kadar gula darah.

Di samping itu, tanaman yang satu ini pun mengandung polifenol yang bekerja sebagai antioksidan, sehingga bisa meningkatkan kondisi tubuh Anda secara keseluruhan.

3. Lidah buaya

Tanaman yang satu ini sudah lama dikenal masyarakat sebagai tanaman yang kaya manfaat. Gel lidah buaya yang terdapat di bagian dalam memang paling populer digunakan untuk merawat kulit dan rambut, tapi manfaatnya tak hanya sebatas untuk perawatan diri, lho!

Pasalnya, tanaman lidah buaya alias aloe vera ini juga sangat bermanfaat bagi kesehatan, termasuk bagi penderita diabetes. Karenanya, lidah buaya dapat dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan orang diabetes.

Hal ini dikarenakan kandungan senyawa aktif di dalam lidah buaya yang dapat mengurangi endapan lemak yang terdapat di dalam darah.

Dengan demikian, bukan hanya tingkat glukosa atau gula darah saja yang bisa diturunkan dan dikendalikan, tapi juga aliran darah yang jadi makin lancar.

4. Sambiloto

Tanaman yang juga dikenal dengan nama green chiretta ini termasuk ke dalam kategori tumbuhan terna tegak yang sangat bermanfaat bagi kesehatan.

Dalam penggunaannya sebagai bahan obat herbal diabetes, bagian daun dan batangnya lah yang paling berkhasiat. Sambiloto mengandung zat aktif yang dinamakan andrografolida, dan zat tersebut dapat ditemukan pada kedua bagian tanaman sambiloto tersebut.

Lantas, apa manfaat dari kandungan andrografolida di dalam batang dan daun sambiloto?

Zat tersebut berkhasiat untuk membantu menurunkan kadar gula di dalam darah. Artinya, risiko akibat kadar gula tinggi pada pasien diabetes seperti komplikasi bisa dihindari dengan menurunkan serta menjaga kadar gula darah agar selalu berada dalam batas normal.

5. Brokoli

Pada dasarnya, sayuran memang kaya akan manfaat yang baik untuk kesehatan, terutama sayuran hijau. Tak terkecuali bagi brokoli, yang sangat direkomendasikan untuk ditambahkan ke dalam diet penderita diabetes melitus Anda.

Brokoli memiliki kandungan zat aktif yang disebut sulphorapane, yang bermanfaat untuk menurunkan tingkat gula darah.

Bahkan, sulphorapane diyakini para ahli punya tingkat efektivitas yang tinggi dalam membantu menurunkan kadar gula darah, termasuk jika dibandingkan dengan efek obat metformin yang sudah lama dikenal sebagai obat “wajib” pasien diabetes sekalipun.

6. Beras merah

Tak hanya bagus dikonsumsi untuk orang-orang yang sedang berusaha menurunkan berat badan, beras merah secara umum memang jauh lebih bagus dan sehat untuk disantap dibandingkan beras putih.

Salah satu alasan utamanya adalah kandungan karbohidrat kompleks serta serat dalam jumlah tinggi yang terdapat di dalam beras merah, sehingga membuat jenis makanan yang satu ini lebih mengenyangkan, bahkan dalam porsi yang lebih sedikit sekalipun, serta bermanfaat bagi pencernaan.

Kandungan karbohidrat kompleksnya bukan hanya menimbulkan rasa kenyang yang lebih lama, tapi juga menurunkan risiko lonjakan tingkat gula darah karena perlu diolah dan dicerna dalam waktu yang lebih panjang dibandingkan beras putih.

Apalagi, beras merah juga termasuk ke dalam kategori makanan dengan indeks glikemik sedang, sehingga tidak berisiko mengakibatkan lonjakan kadar gula darah.

Oleh karenanya, tak heran jika pasien penderita diabetes pasti dianjurkan dokter untuk beralih ke beras merah sebagai bagian dari pola hidup penderita diabetes yang lebih sehat.

Beras merah memiliki kandungan indeks glikemik yang terbilang sedang dan karbohidrat yang kompleks. Selain itu tingginya serat alami juga sangat baik bagi kesehatan pencernaan.

7. Bawang putih

Serupa dengan daun salam, bawang putih memang paling dikenal sebagai bumbu dapur untuk menambah cita rasa masakan.

Meski begitu, manfaat dari bawang putih tak hanya bisa dirasakan dalam urusan masak-memasak, tapi juga sebagai bahan obat herbal kencing manis kering maupun basah. Apalagi, bawang putih sendiri memang punya banyak khasiat yang bagus untuk kesehatan.

Salah satunya adalah kemampuan bawang putih dalam menurunkan kadar kolesterol jahat alias LDL, dan meningkatkan produksi kolesterol baik alias HDL.

Dengan demikian, aliran darah pun jadi lancar dan gejala diabetes bisa dicegah, termasuk risiko komplikasi tekanan darah tinggi akibat diabetes.

8. Kulit manggis

Kulit manggis juga sudah lama dikenal akan manfaatnya bagi kesehatan, dan salah satu khasiatnya adalah untuk membantu pasien diabetes mengendalikan gula darah di dalam tubuh.

Sebab kulit manggis mengandung xanthone, yaitu senyawa yang dapat menurunkan resistensi tubuh terhadap gula darah.

9. Pepaya

Buah yang manis dan sering dikenal akan khasiatnya untuk melancarkan pencernaan ini rupanya juga dapat dimanfaatkan sebagai obat herbal diabetes, lho!

Meskipun pepaya memang punya rasa yang manis, rasa manis tersebut berasal dari glukosa alami yang sudah terkandung di dalam pepaya.

Karenanya, Anda tak perlu lagi harus menambahkan gula yang justru akan memperparah kondisi Anda ketika menikmati pepaya, baik itu dengan cara memakan potongan pepaya segar atau mengolahnya menjadi jus. Oleh karena itu, cara terbaik menikmati pepaya adalah menyantapnya dalam kondisi segar.

10. Jahe

Rempah yang satu ini, dinilai berpotensi mengatasi resistensi insulin yang seringkali dialami oleh pengidap diabetes tipe 2. Hasil penelitian yang menunjukan bahwa jahe dapat membantu menurunkan kadar gula darah.

11. Jintan Hitam

Kandungan antioksidan thymoquinone pada Jintan hitam (habbatussauda) dapat mengendalikan gula darah sekaligus membantu memperbaiki produksi sekresi insulin.

12. Bawang Merah 

Bawang merah dapat dijadikan obat herbal bagi pengidap diabetes dengan meningkatkan kadar insulin serta membantu proses penurunan kadar gula darah.

13. Kayu Manis

Kayu manis dapat membantu menurunkan kadar gula darah, meningkatkan kolesterol baik dan menurunkan kolesterol jahat, hingga meningkatkan sensitivitas insulin.

14. Tumbuhan Kelabat

Kaya akan asam amino, tumbuhan kelabat dapat menurunkan kadar gula darah dalam tubuh dan membantu meningkatkan sensitivitas insulin.

Penutup

Itulah sederet daftar bahan tanaman herbal yang dapat dimanfaatkan sebagai obat diabetes atau penurun gula darah.

hidup sehat tanpa diabetes

Pastinya, Anda juga perlu menerapkan gaya hidup dan pola makan sehat untuk dapat merasakan hasil terbaik, yaitu kadar gula darah yang terkontrol dan kualitas hidup yang senantiasa baik. Dengan demikian, kondisi Anda akan selalu terjaga, dan Anda bisa tetap hidup sehat sampai tua.

Saya berharap artikel tentang obat diabetes dari tanaman herbal ini bermanfaat bagi anda.

Sekarang saya ingin mendengar tanggapan anda tentang artikel ini.

Apakah anda sudah pernah mencoba salah satu tanaman herbal diatas untuk menurunkan gula darah? Dan bagaimana hasilnya?

Adakah anda mengetahui jenis tanaman herbal lain yang bisa bermanfaat sebagai obat diabetes? Beritahu saya jika ada!

Atau apakah ada kekurangan atau kesalahan dari informasi yang saya berikan?

Silahkan tinggalkan tanggapan anda pada bagian komentar. Salam sehat dari saya!

*Jika anda suka dengan artikel “Obat Diabetes: Herbal Penurun Gula Darah (100% Alami)” ini, bagikan kepada saudara dan teman-teman anda melalui media sosial seperti Facebook, Twitter dan lain sebagainya. Terima kasih.

0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *